Kurangi Konsumsi Gula Berikut ini Alasannya

Sesuatu yang bagus memang punya daya tarik tersendiri. Mulai dari dessert yang (tentunya) mengandung gula hingga senyuman yang terukir di wajahmu, hmm bagus banget ya hehehe. Cokelat, cake, pastry dan kuliner bagus lainnya memang sulit banget untuk ditolak masuk ke dalam perut kita. 


Hampir setiap perempuan tampaknya suka banget dengan banyak sekali macam kuliner bagus terutama bila lagi galau, biasanya sih ini salah satu alasan kenapa harus selalu ada stok cokelat di dalam kulkas. Tapi sayang, bila kau termasuk orang yang suka banget makan dessert ataupun makanan/minuman bagus lainnya tampaknya kau harus mulai menguranginya ya. 

Ada beberapa risiko yang sanggup muncul bagi yang suka mengonsumsi gula secara berlebihan, menyerupai memicu kegemukan, penumpukan lemak hingga diabetes. Selain risiko tersebut, ada pula tiga risiko yang sanggup muncul, apa aja sih?

Mood Nggak Stabil

Kalau yang selama ini kita tahu kan kuliner bagus sanggup mengembalikan mood yang tadinya sedang down atau jatuh. Hal itu memang ada benarnya juga, tapi ternyata sanggup juga terjadi hal sebaliknya lantaran mood yang membaik hanya akan bertahan salam rentang waktu yang singkat. 

Justru gula sanggup menciptakan mood swing terjadi pada kamu, yaitu mood berubah atau naik turun dengan cepat. Hal ini sanggup dibuktikan secara ilmiah, bahwa dikala kita mengonsumsi kuliner bagus kadar gula dalam darah akan meningkat secara drastis namun akan turun dengan drastis pula lantaran gampang terbakar oleh tubuh. Maka, mood pun menjadi kurang stabil.

Mengganggu Sistem Imun

Gula memang dinilai sanggup menjaga daya tahan badan menjadi lebih kuat, namun berbeda halnya dikala dikonsumsi secara berlebihan. Bahkan terdapat hasil sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa badan dengan pH yang rendah yang sanggup disebabkan oleh banyaknya mengonsumsi gula, sanggup memicu munculnya sel-sel kanker. 

Nggak ada salahnya dalam mengonsumsi gula, namun kau harus tahu bahwa kadar gula yang ada dalam badan juga nggak boleh berlebihan.

Memicu Penuaan Dini

Ketika kau mengonsumsi gula maka kadar gula dalam darah akan beraksi dengan protein yang kemudian akan menjadikan proses glycation yang membentuk molekul berjulukan advanced glycation end (AGE). 

Molekul ini ternyata mempunyai efek yang kurang menguntungkan bagi badan kita, yaitu sanggup mengganggu pembentukan kolagen dan elastin. Padahal kolagen dan elastin ini ialah unsur yang sangat berperan penting dalam menjaga kulit untuk tetap kencang dan kenyal. 

Maka dari itu, dikala mengonsumsi gula secara belebihan maka sanggup memicu penuaan dini. Hati-hati.

Pada dasarnya nggak ada salahnya kau suka makan atau minum sesuatu yang manis, hanya kadarnya saja yang harus lebih diperhatikan. Jangan hingga gula yang kau konsumsi melebihi jumlah yang bahwasanya tubuhmu butuhan. Karena segala sesuatu yang berlebihan niscaya kurang baik, setuju?


Loading

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel